Deg deg an 😲


Beberapa hari yang lalu mendapat kabar bahwa seorang kawan positif covid 19 dan kini di isolasi di sebuah hotel di Tangerang. Sedih dan hanya bisa mendoakan beliau segera sembuh dan sehat kembali.
Aamin...

Hari ini, mengantarkan makanan pesanan kawan yang diisolasi tadi. Pesanan sudah siap, di bungkus rapi dengan ditandai nama dan nomor kamar. Infonya barang atau makanan untuk pasien di titipkan di security hotel. 

Pukul 14.15 semua sudah siap, scoopy merah pun siap melaju. Sebelum 14.55 harus sudah sampai rumah lagi karena waktu shalat ashar akan segera tiba. Bismillah, berjalanlah perlahan melalui lalu lintas yang tidak terlalu padat karena jalan yang dilalui memang jalan alternatif biasa. oh ya baru ingat, beberapa hari yang lalu ada informasi sekitar 2 sampai 3 Km ke depan jalannya sedang di perbaiki, kabarnya di beton. Macet gak ya kira kira ? 

Alhamdulillah ternyata lancar, jalannya sudah jadi, tinggal proses finishing saja. Begitu mau sampai tiba tiba saja aku merasa deg deg an. Tiba tiba saja terlintas dalam pikiranku, kok bisa ketempat yang justru banyak penderita covid 19 ? Penyakit yang sedang viral sejak setahun ini. Jadi ragu untuk melanjutkan, tapi bismillah mohon perlindungan Allah swt dengan ikhtiar protokol kesehatan pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Hotelnya sepi, tidak seperti biasanya terlihat dari luar. Ada tenda besar warna orange bertuliskan BNPB di halaman depan samping gerbang utama hotel, persis di pinggir pos security. Lewat mana ya? Kebetulan berbarengan dengan abang ojeg online yang sama sama menitip barang. Barang diletakkan di meja cukup besar, masing masing sudah terbungkus rapi dengan label nama pasien dan nomor kamarnya. 

Dalam hati ku berdoa : Ya Allah segera angkat penyakit dari tubuh saudara saudari kami. Hentikan segera pandemi covid 19 yang menyusahkan kami semua ya Allah. 
Allah yaa Rohman yaa Rohiim Yang Maha Penyembuh ampunilah segala kesalahan kami
Aamiin.... 

#terpaksa atau dipaksa 10

Komentar

Posting Komentar