Kamu Cantik, Tapi Tidak Seperti Dulu π
Sebut saja namanya Nita. Gadis belia yang mulai beranjak dewasa. Awal bertemu, seperti pada umumnya gadis-gadis yang tinggal di kampung kampung, sederhana tapi tetap memancarkan aura kecantikan cukup kemilau, yang nampak tersembunyi di balik malu-malu sikapnya. Tanpa polesan kosmetik, tidak kesalon kecantikan, benar-benar alami, tidak dipaksakan cantiknya.
Sekitar tiga atau empat tahun berlalu. Kami bertemu kembali. Agak sedikit terkejut & sempat tertegun sedikit. Cantiknya masih ada tapi perlahan namun pasti tenggelam dengan tambahan polesan yang berlebih. Mengapa ya, cantik yang begitu sempurna pemberian Allah swt ter downgrade dengan polesan itu? Mengapa banyak kaum hawa yang tidak percaya diri? Mengapa kawan -kawan wanita begitu yakin bahwa polesan itu menambah kecantikan mereka? Padahal itu adalah kecantikan palsu, terkesan di paksakan bahkan beberapa kasus..... Maaf.... “menyeramkan”.
Ada hal lain, berhubungan dengan para gadis yang ingin tampil terkesan lebih cantik. Adalah hijab atau jilbab yang menjadi kewajiban para muslimah. Masih ada saja wanita tak mau mengenakan jilbab. Cantik jadi hilang, belum dapat hidayah, menghijabkan hati dulu, kuno ketinggalan zaman, malu ah, gak sanggup beli & seabrek alasan lainnya. Padahal segudang alasan tersebut bisa hilang loh dengan sendirinya, kalau gak percaya coba pakai aja.
Jilbab itu identitas kaum muslimah, inner beauty akan terpancar, tambah iman dan taqwa kepada Allah swt dan juga seabrek nilai positif lainnya. Tapi jilbab ini khusus dipakai kaum Hawa ya. Kaum Adam jangan coba coba pakai, khawatir jadi cowok feminim, he.. he.. he..
# terpaksa & dipaksa 8
Hijaberπ
BalasHapus"Kaum adam jangan coba coba pakai nanti jadi feminim... "
BalasHapusHihihihihi boleh juga nih kalimat akhirnya