Aku Rindu, Kamu ? 😣
Bagaimana perasaanmu ketika baru pertama kali bergabung dengan suatu lingkungan yang baru? Malu? Minder? Ga enak? Biasa saja? Bahagia? Semangat? Begitu pun yang ku ingat pertemuan pertama kali empat orang putri binaan BIM Berbagi ini. Sebut saja Syi, Rho, She dan sang senior Zik. Awal bertemu kaku, diam, kikuk dan terkesan membosankan. Sulit dan cukup menantang menyatukan empat putri berbeda lokasi tempat tinggal ini. Mau dimulai darimana juga tidak semudah yang aku bayangkan. Yang nampak kepermukaan mereka cenderung negatif thinking, saling cuek dan saling tidak peduli. Raut muka yang nampak terpaksa tersenyum malas menyapa hingga terburu-buru hendak pulang, padahal acara belum lagi usai.
Seiring waktu berjalan terurai juga benang kusut pertemanan awal mereka. Mungkin karena perasaan nasib yang sama, kegiatan juga sering bersama hingga berangkat dan pulang kegiatan BIM Berbagi pun bersama. Terlihat mereka sudah mulai menebar senyum, membuka percakapan juga tatapan hangat penuh keakraban. Keterusterangan dan keterbukaan juga menjadi kunci kebersamaan mereka selanjutnya. Kehadiran mereka baik di acara rutin pekanan maupun acara yang bersifat insidental di markas BIM Berbagi menambah rekat pertemanan.
Sampai waktu itu pun tiba. She mendadak pindah ke Jawa Tengah menyusul ayahnya dan sekolah di sana. Syi tidak melanjutkan kebersamaannya di BIM Berbagi. Setahun kemudian Zik lulus lalu menghilang bersama kesibukannya bekerja dan membantu orangtua. Disusul dua tahun kemudian Rho lulus dan juga ikut menghilang belum ketemu jejaknya. Sungguh sayang, kebersamaan yang sekuat tenaga coba ditata berakhir hanya karena terputusnya santunan bulanan mereka. Alangkah indahnya jika masih terus bersama mereka yang datang, pergi dan belum kembali. Aku rindu, kamu?
#tantangan menulis november 2020 AISEI
#BIM Berbagi
#the led man
Komentar
Posting Komentar