Dilema Covid 19 😑


Sudah beberapa bulan berlalu namun Pandemi Covid 19 masih saja enggan meninggalkan bumi nan biru. Korban masih saja berguguran, entah sampai kapan Pandemi ini berakhir tidak ada seorang pun yang mampu memprediksinya walaupun ia seorang Ilmuwan mumpuni. Di samping korban jiwa, efek domino juga terjadi di segala bidang terutama ekonomi. Pengangguran dan kemiskinan menambah daftar panjang akibat Pandemi yang belum genap satu tahun ini, tidak hanya Indonesia bahkan seluruh dunia. 

Begitu pula di BIM Berbagi. Dari mulai donasi yang super ekstra kami coba minimal bertahan agar terpenuhinya santunan dan bantuan untuk para binaan yang pastinya sangat membutuhkan apalagi di zaman Pandemi kali ini. Hingga memenuhi kebutuhan ruhani dan ilmu pengetahuan para binaan kami yang biasanya lancar berjalan dan agak kesulitan dalam menyusun jadwal pertemuan secara offline. Suka tidak suka kami pun harus menyesuaikan diri dengan aturan yang ada dan mendukung upaya untuk memutus rantai penularan Covid 19.

Di antara program yang masih terus kami upayakan adalah program Pembinaan terhadap para binaan BIM Berbagi yaitu Mentoring Pekanan di setiap wilayah. Binong, Sukabakti, Panongan, Cikupa, Kadu, Kadu Jaya dan Curug Kulon yang semuanya berada di Kabupaten Tangerang provinsi Banten. Tentunya pertemuan skala kecil yang menerapkan protokol kesehatan. Harapan kami, para Binaan bisa tetap bersemangat, berkarya dan berdaya guna. Dan para Donatur tetap setia bersama kami dan bergerak bersama kami konsisten menyebarkan kebaikan ditengah dilema covid 19 yang membuat suasana tak menentu ini. 

#tantangan menulis november 2020 AISEI 
#BIM Berbagi 
#the led man

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Antara ⏳

IRI

KEHILANGAN