Entepreneur 🤓


Kiprah hampir seperempat abad memang bukan waktu yang terbilang sebentar. Silih berganti generasi Yatim Dhuafa binaan BIM Berbagi sebagai sebuah keniscayaan meniti hidup. Berbagai potensi tentunya ada dan terus di upayakan agar berlian yang tersembunyi bisa melejitkan diri membumbung tinggi hingga terantar menuju kesuksesan. Gelombang ujian mungkin perlu dilalui sambil mengapit mimpi agar terus tersemangati, jatuh dan bangun kembali. Menjadi pengantar mereka juga bukan hal mudah. Perlu keikhlasan mendalam, ekstra pemikiran, kerja berkelanjutan dan peningkatan wawasan yang selalu terupdate menyesuaikan zaman. 

Sumber daya manusia yang sebenarnya berlimpah namun belum tereksplore dengan baik, tidak mudah terlihat dan di dapat. Begitu pun para Binaan kami, usia remaja kekinian yang tentunya punya latar belakang berbeda-beda dan kelebihan serta kekurangan unik yang mereka punya. Ditambah lagi lingkungan yang mungkin kurang baik juga kurang mendukung bagi meningkatnya prestasi mereka. Tiada yang memotivasi, menyemangati dan memberikan peluang untuk berani menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk dirinya maupun orang lain.

Seperti jiwa para Entepreneur sejati, selalu belajar dan belajar hingga nafas tak berbekas. Punya mimpi yang menjulang tinggi, meski melewati badai demi badai seolah tak kan pernah berhenti. Jatuh lalu bangkit kembali, jatuh bangkit sampai menjadi hal biasa hingga hilang rasa takut dan pengecut. Waktu 24 jam sehari nampak begitu kurang untuk mengukir kebaikan di seantero jagad. Menyebut nama Tuhan nya bagai merindukan kekasih yang terkasih, terus saja menyebut siang dan malam. Mendidik jiwa ini memang tidak mudah, namun manis jika buah nanti dipetik bersama bahagia puas indah di waktunya. 

#tantangan menulis november 2021 AISEI 
#BIM Berbagi 
#by LED Man

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Antara ⏳

IRI

KEHILANGAN