Harapan 🌷
Kebersamaan yang tulus menjadi dambaan setiap insan. Siapa saja, semua mendambakannya. Baik itu keluarga, tetangga, kawan kerja, sahabat bermain, teman kongkow, komunitas, jamaah pengajian dan lain sebagainya. Tanpa ketulusan yang nyata, kebersamaan serasa hampa, semangat tak ada, saling curiga dan mencederai jiwa. Pengorbanan dan kegetiran juga seringkali menjadi bumbu penyedap kebersamaan. Kadang bertahap, kadang meledak-ledak, kadang sunyi senyap menyelimuti perjalanan menggenapkan hari.
Bagi insan yang tulus, kebersamaan masa kini adalah menjadi kenangan di masa yang akan datang dan tak terlupakan. Seperti hal nya binaan Yatim Piatu dan Dhuafa BIM Berbagi selama ini. Sampai tak terasa kami mendampingi mereka hingga lulus tingkat sekolah atas (SMA /SMK). Semua berlalu begitu cepat seolah baru kemarin kami bersama lalu esok pergi entah kemana. Begitu banyak harapan kami tambatkan pada anak binaan kami. Salah satunya adalah kebersamaan, walau mereka tak memperoleh santunan lagi, kami berharap tetap bersama sampai akhir hayat.
Namun harapan butuh juga kesabaran. Menanti penuh harap di pintu rumah bersama BIM Berbagi, untuk sama-sama lagi, hingga semuanya dan waktu terhenti. Ketulusan yang dulu pernah terjadi dipertanyakan kembali dan di coba diputar kembali. Lalu kapan mereka akan kembali? Apakah kerinduan mereka sudah usang termakan hari? Bagaimana kabar semangat diri di hati? Waktu terus berputar menggerus semua detik, menit dan jam kehidupan. Menggeliat bersama berulang pagi dan petang, siang dan malam. Salam kerinduan yang tak pernah lekang dan selalu terbayang......
#tantangan menulis november 2020 AISEI
#BIM Berbagi
#LED Man
Mantab pak
BalasHapusTerima kasih bu
BalasHapus