Mencoba Menyamakan Frekuensi 🤗
Malam belum larut, hening bada sholat isya hari ini padahal langit hampir penuh dengan bintang gemintang. Menjelang keperaduan malam ini, lintasan-lintasan ingatan sore tadi, masih membayangi diri. Bagaimana ikhlasnya mereka menyampaikan gagasan terbaik yang disampaikan secara apik. Kemudian ditimpali dengan semangat berapi-api menyusuri jalan berkelok dan berduri. Memang tidak mudah mempertahankan apalagi menaikkan prestasi sebuah organisasi di masa pandemi ini. Kebersamaan harus selalu terjaga agar kendaraan yang mulai berat melangkah ini bisa tetap konsisten berjalan dan jangan sampai terhenti.
Berserak, ku coba mendalami memahami halaman demi halaman majalah Media Insani. Sederhana namun penuh dengan semangat mengabdi untuk kejayaan negeri melalui organisasi sosial BIM Berbagi. Gambaran perjuangan pengabdian para relawan jelas terpotret menawan melalui rangkaian tulisan. Semakin lama menjelajahi semakin kecil dan kurang diri ini dalam berkontribusi. Benar-benar tidak mudah mencoba menyamakan frekuensi para senior. Frekuensi yang sudah kurang dari 20 tahun ini teruji dengan pengalaman, kepahitan dan pasang surut dalam pembinaan Yatim Dhuafa. Juga bagaimana mereka berjuang seolah tanpa henti meyakinkan para donatur untuk bersedia berbagi kapan pun dan dimanapun.
Untungnya jiwa pembelajaran dan siap mengajari mengakar kuat dan menjadi ciri khas kami. Terima kasih sudah bersedia menjadi guruku, partnerku, bersabar atas ketidaktahuanku juga kekuranganku. Beruntungnya aku, malam ini membersamai kenangan dan impian yang terangkum ciamik dalam lembaran Media Insani yang sudah basi yang pastinya sayang untuk terlewati. Bisa jadi mimpi malam ini begitu indah menangungi yang terus menemani hingga bangun tidur esok hari. Terimakasih sekali lagi......
#Tantangan menulis november 2020 AISEI
#BIM BERBAGI
Komentar
Posting Komentar