Sukses Dunia Akhirat 💖


Bagaimana perasaan kamu jika ada orang yang sudah dikenal baik mengajakmu mengaji? Bingung, mau ikutan atau menolak? Kalau ada perasaan itu berarti manusiawi banget, beneran deh. Begitu pun kami para relawan BIM Berbagi ketika awal mendaftarkan para Yatim dan Dhuafa agar bisa terdaftar sebagai anak binaan kami. Ternyata tidak semudah itu, tidak sedikit dari mereka menolak setelah kami menjelaskan bahwa tidak hanya santunan yang diberikan tapi ada komitmen untuk di didik akhlak dan budi pekerti alias ngaji. 

Perjuangan selanjutnya juga tidak dikatakan mudah. Berkali-kali kami harus berjibaku di sela kesibukan kami, untuk mengajak dan meyakinkan binaan akan pentingnya ngaji pekanan. Iya hanya sepekan sekali namun manfaatnya tuk hidup dan mati. Ada yang rajin hadir, ada yang biasa saja dan ada juga sulit sekali hadirnya dengan tak ketinggalan berbagai alasan coba dibuat. Unik ya manusia itu, ketika ditanya mau masuk surga? Mau! Mau! Mau! Jangankan orang sholeh, pelaku maksiat pun jika ditanya mau masuk surga, pasti jawabannya mau. Tapi jika di ajak sholat, ngaji dan sebagainya yang merupakan jalan menuju surga jawabannya ??? 

Siapa yang tidak mau sukses, apalagi sukses dunia akhirat. Lalu mengapa kita memilih jalan kegagalan bila jalan kesuksesan itu memang ada? Dunia diciptakan memang untuk manusia dan turunannya hingga sangkakala pertama dikumandangkan oleh Isrofil atas izin Tuhan Maha Perkasa. Tapi pilihan itu tetap ada pada diri kita sendiri sebagai manusia, salah memilih berarti celaka tak terperi. Seandainya para binaan itu tahu, sungguh kami banyak berharap agar mereka sukses sesukses-suksesnya. Tidak terpaku dengan kekurangan yang ada, bangkit melesat terbang tinggi meraih mimpi dan cita-cita mereka. 

#tantangan menulis november 2020 AISEI 
#BIM Berbagi 
#LED Man

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Antara ⏳

IRI

KEHILANGAN