Awal Yang Berpijar 🔥
Awal mula penemuan Mr. Thomas Alva Edison di Amrik sana mungkin membuat heboh masyarakat pada saat itu. Bagaimana tidak? Penemuan itu membuat dunia lebih terang dari sebelumnya. Malam demi malam menjadi lebih hidup dan bergairah. Manusia juga menjadi lebih bersemangat beraktifitas baik siang maupun malam. Lampu pijar pertama Mr. Edison benar-benar merubah gaya hidup masyarakat pada saat itu. Rasanya ucapan terima kasih saja tidak cukup untuk mengapresiasi penemuan viral Mr. Edison. Dan penemuan itu pun bisa kita rasakan sampai saat ini. Walau teknologi perlampuan mengalami perubahan yang begitu pesat namun jasa Mr. Edison sebagai penemu pertama tidak bisa kita lupakan begitu saja.
Awal pendirian BIM Berbagi pun demikian, euforia Pengurus dan relawan termasuk para donatur begitu luar biasa. Kawasan Industri Manis seolah menjadi saksi gegap gempita nya rasa sosial itu. Lintas Perusahaan lintas suku bangsa, semuanya ikut merasakan bahagia bisa berdonasi dan berbagi terhadap sesama. Profesional tak kenal lelah dibuktikan para Pengurus dan Relawan pada saat itu. Padahal mereka bukanlah pengangguran tanpa pekerjaan. Inilah yang membuat para Donatur tumbuh dan terus berkembang hingga kini. Sisi lain nampak dari para penerima donasi yang begitu berterimakasih, anak-anak mereka bisa lancar bersekolah tanpa perlu memikirkan biaya untuk sekolahnya.
Awal yang berpijar dari BIM Berbagi inilah yang perlu terus dipertahankan dan dikembangkan. Potensi donasi yang begitu besar dan tersebar, menjadi tantangan tersendiri bagi BIM Berbagi. Harapan yang begitu besar agar masyarakat luas bisa berbagi bersama BIM Berbagi. Walau sebenarnya meyakinkan khalayak itu tidaklah mudah dan butuh waktu. Mari kita jaga berpijarnya BIM Berbagi dengan apapun yang kita bisa. Harta, tenaga, pikiran, waktu atau apapun sangat bermanfaat tentunya untuk masa depan berpijarnya.
#BIM Berbagi
#the led man
#thanks AISEI
Komentar
Posting Komentar