Rangking 33 📚
Apa yang orangtua inginkan bagi anaknya ketika menjalani keseharian sekolah atau kuliah? Sehat-sehat selalu, berprestasi, punya banyak teman, nilai raport memuaskan atau apalagi? Dari sekian banyak keinginan apa yang menjadi keinginan prioritas? Tentunya setiap orangtua memiliki keinginan berbeda tapi bisa jadi ada juga yang memiliki keinginan yang sama. Lalu pernah kah para orangtua mengetahui apa yang diinginkan putra putri nya? Mungkin tidak banyak para orangtua yang tahu keinginan putra putri nya bahkan ada orangtua yang tidak pernah bertanya atau sebaliknya anak tidak pernah mengungkapkan keinginannya.
Lalu bagaimana jika seorang anak memperoleh ranking 33 di kelas nya ia belajar? Jangan tanya jika rankingnya 3 ya. Tentunya pujian dan kebanggaan mengalir deras bagi mereka yang mendapatkannya. Harapan sukses masa depan seolah tergambar dengan jelas. Sebaliknya sang 33 menjadi tak tentu arah, semangat sulit nampak, menjadi tak diperhitungkan dan suram seolah tergambar di masa depan.
Rangking seharusnya menjadi salah satu bagian dari motivasi diri. Tak peduli walau rangking 100 sekali pun. Setiap tingkat rangking ada tantangannya tersendiri. Unik dan perlu pemecahan juga jalan keluar yang berbeda-beda pula. Tidak patut untuk disedihi, ditakuti atau ditangisi. Justru rangking menjadi penyemangat diri, tak jemu melecutkan diri, berusaha sekuat tenaga menapaki tiap lantai kesuksesan. Nikmatilah ranking kita, berfikir positif, fokus pada cita-cita dan perjuangan kita. Nikmati pula proses dan ujian nya. Jangan perdulikan lagi hasil kesudahannya. Insya Allah hasil tidak pernah mengkhianati proses nya.
So jangan pernah lagi kecewa dengan rangking 33. Berubahlah, meski naik hanya satu tingkat, hasil tetap sama atau terjerembab lebih dalam lagi. Berjuang saja, kobarkan semangat belajarnya, kerja kerasnya, tak lupa kencangkan munajat kepada Nya. Sukses tersedia untuk siapa saja, dimana saja dan Tuhan sudah menggariskannya. Terus saja begitu, persembahkan yang terbaik di setiap usia kita, jadikan komentar nyinyir sebagai titik tolak kebangkitan kita, jika jatuh bangun lah kembali sampai waktu terhenti bersama nafas tak ada lagi.
#AISEI 2021
#the Led Man
Komentar
Posting Komentar