Serpihan yang Tak Terlupakan
"Punteun kang, kalau kantor DPC PKS Curug di sebelah mana ya?" ujar seseorang. Baru saja akan ku jawab, pasangan dunia akhirat ku nan cantik jelita langsung menjawab: "Oh di sana pa, bapak lurus aja, sampai di perempatan belok kanan, nanti ada masjid besar, nah disamping masjid itu kantor PKS pa" kata istriku dengan semangat. "Oh iya bu, terima kasih bu". Lalu orang tersebut meneruskan perjalanannya.
Kantor sekelas kecamatan yang bersahaja namun penuh makna. Hampir di setiap waktunya sibuk dengan kegiatan kepartaian, pendidikan dan pelatihan anggotanya, pengajian serta aktifitas sosial. Halaman cukup luas dengan hamparan rumput Jepang eksotik terawat dikelilingi taman beraneka bunga yang segar dipandang mata. Untuk tempat parkir juga cukup luas baik roda empat maupun dua, terletak persis dibelakang gedung kantor. Selalu bersih, nyaris tak ada sampah ditambah lagi dengan kesadaran para anggotanya yang selalu menjaga kebersihan.
Yang paling aku suka dari kantor ini adalah adanya layanan pengaduan masyarakat. Apapun masalahnya selalu diterima, seperti jargon salah satu perusahaan milik negara mengatasi masalah tanpa masalah. Mau masalah jalan rusak, got mampet, banjir, berantem sama tetangga, kucing ilang, sengketa tanah, terlilit utang, susah nyari kerja, belum bayar sekolah, dagang yang gak laku-laku, anak yang bandel, pelakor, sulit nyari jodoh, jabatan gak naik-naik, upah rendah, belum punya keturunan, diputusin pacar dan banyak lagi. Segudang masalah selalu dihadapi para relawan PKS dengan baik dan bersemangat. Lalu apakah masalah mereka selesai setelah di adu kan ke PKS?
Masyarakat merasa puas karena masalah dan aspirasi mereka bisa tersalurkan melalui PKS. Berbagai solusi ditawarkan dan diperjuangkan oleh PKS dengan sepenuh hati. Jikalau belum terselesaikan pun, masyarakat selalu diinformasikan secara berkala bagaimana progress masalahnya. Hebatnya lagi, karena masyarakat merasa terbantu dengan solusi dan perjuangan PKS. Mereka tidak ragu untuk mensupport PKS berupa dukungan suara di Pemilu, pendanaan juga doa yang tulus untuk kemenangan PKS. Benar-benar pelayan rakyat dan selalu dekat di hati.
"Pah bangun pah, sudah mau lohor noh?" anak bontotku membangunkan ku. Masya Allah, rupanya aku bermimpi. Tapi aku menyaksikan sendiri ada 3 anggota dewan Kabupaten Tangerang dari Curug dan 1 anggota dewan Provinsi juga dari Curug. Mereka tulus memperjuangan semua aspirasi masyarakat itu. "Dah.. dah.. segera ambil wudhu mas, si Cipung dah adzan tuh," ujar istriku membuyarkan lamunanku. Aku seperti mengingat serpihan yang tak terlupakan.
Syawal ketiga & keempat 1444 H
Komentar
Posting Komentar